<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Kitab Bimbingan Mukminin</title>
	<atom:link href="http://bimbinganmukmin.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bimbinganmukmin.wordpress.com</link>
	<description>Mau&#039;izhatul Mu&#039;minin min Ihya&#039; Ulumiddin [Al-Iman Al-Ghazzaliy]</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 09:19:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='bimbinganmukmin.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/1f72cc4971d8a56d396f1a6b03f01878?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Kitab Bimbingan Mukminin</title>
		<link>http://bimbinganmukmin.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://bimbinganmukmin.wordpress.com/osd.xml" title="Kitab Bimbingan Mukminin" />
	<atom:link rel='hub' href='http://bimbinganmukmin.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Memeresapi Akhlak Keagamaan</title>
		<link>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2012/01/25/memeresapi-akhlak-keagamaan/</link>
		<comments>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2012/01/25/memeresapi-akhlak-keagamaan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 00:17:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akarimomar</dc:creator>
				<category><![CDATA[latih budi pekerti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bimbinganmukmin.wordpress.com/?p=2079</guid>
		<description><![CDATA[Semua akhlak dan kelakuan yang bersifat keagamaan itu tidak akan meresap ke dalam jiwa seseorang, selagi ia tiada membiasakan dirinya dengan segala adat-adat yang baik, dan meninggalkan segala perbuatan-perbuatan yang jahat atau buruk. Dalam melaksanakan syarat ini, hendaklah ia bersikap sebagai seorang yang cenderung kepada perbuatan-perbuatan yang bagus, dan merasa nikmat bila melakukannya, membenci perbuatan-perbuatan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bimbinganmukmin.wordpress.com&amp;blog=6521314&amp;post=2079&amp;subd=bimbinganmukmin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semua akhlak dan kelakuan yang bersifat keagamaan itu tidak akan meresap ke dalam jiwa seseorang, selagi ia tiada membiasakan dirinya dengan segala adat-adat yang baik, dan meninggalkan segala perbuatan-perbuatan yang jahat atau buruk.</p>
<p>Dalam melaksanakan syarat ini, hendaklah ia bersikap sebagai seorang yang cenderung kepada perbuatan-perbuatan yang bagus, dan merasa nikmat bila melakukannya, membenci perbuatan-perbuatan yang jahat serta merasa kesal bila membuatnya.</p>
<p>Nabi s.a.w. telah bersabda:</p>
<blockquote><p>“<em>Telah dijadikan bagiku cenderamata di dalam sembahyang.” </em></p></blockquote>
<p>Pendek kata selagi menyempurnakan ibadat-ibadat dan meninggalkan larangan-larangan itu dilakukan dengan perasaan benci dan rasa berat diri, maka hal itu adalah suatu kekurangan dan dengan cara ini tiada boleh tercapai kebahagiaan yang sempurna.</p>
<p>Allah berfirman:</p>
<blockquote><p><em>“Dan sesungguhnya ia (sembahyang itu) adalah sangat besar (berat), melainkan atas orang-orang yang kusyu.”</em> (al-Baqarah: 45)</p></blockquote>
<p>Kemudian dalam berusaha untuk mencapai kebahagiaan yang dijanjikan atas dasar budi pekerti baik itu tidak cukup dengan merasakan kelazatan taat dan merasa benci membuat dosa hanya dalam suatu masa saja, sedangkan pada masa yang lain tidak. Tetapi seharusnya hal itu berlaku terus-menerus di sepanjang hayat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bimbinganmukmin.wordpress.com/2079/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bimbinganmukmin.wordpress.com/2079/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bimbinganmukmin.wordpress.com/2079/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bimbinganmukmin.wordpress.com/2079/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bimbinganmukmin.wordpress.com/2079/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bimbinganmukmin.wordpress.com/2079/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bimbinganmukmin.wordpress.com/2079/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bimbinganmukmin.wordpress.com/2079/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bimbinganmukmin.wordpress.com/2079/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bimbinganmukmin.wordpress.com/2079/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bimbinganmukmin.wordpress.com/2079/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bimbinganmukmin.wordpress.com/2079/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bimbinganmukmin.wordpress.com/2079/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bimbinganmukmin.wordpress.com/2079/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bimbinganmukmin.wordpress.com&amp;blog=6521314&amp;post=2079&amp;subd=bimbinganmukmin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2012/01/25/memeresapi-akhlak-keagamaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b7dde24dc77eab0965537efaa2ae74d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Karim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Melatih diri supaya merendah diri</title>
		<link>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2012/01/22/melatih-diri-supaya-merendah-diri/</link>
		<comments>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2012/01/22/melatih-diri-supaya-merendah-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2012 00:09:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akarimomar</dc:creator>
				<category><![CDATA[latih budi pekerti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bimbinganmukmin.wordpress.com/?p=2075</guid>
		<description><![CDATA[Demikian pulalah dengan orang yang ingin membentuk dirinya dengan budi pekerti merendah diri, sedangkan ia telah biasa dengan sifat takabbur atau bermegah-megah diri. Maka caranya ialah melatih diri dengan perbuatan-perbuatan orang-orang yang merendah diri dalam suatu jangka masa yang panjang. Di samping itu, ia mestilah menunjukkan sikap melawan nafsunya dan memaksanya supaya tunduk, sehingga lama-kelamaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bimbinganmukmin.wordpress.com&amp;blog=6521314&amp;post=2075&amp;subd=bimbinganmukmin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Demikian pulalah dengan orang yang ingin membentuk dirinya dengan budi pekerti merendah diri, sedangkan ia telah biasa dengan sifat takabbur atau bermegah-megah diri. Maka caranya ialah melatih diri dengan perbuatan-perbuatan orang-orang yang merendah diri dalam suatu jangka masa yang panjang.</p>
<p>Di samping itu, ia mestilah menunjukkan sikap melawan nafsunya dan memaksanya supaya tunduk, sehingga lama-kelamaan sifat merendah diri itu meresap pula ke dalam jiwa, dan akhirnya menjadilah ia sebagai budi pekerti orang itu dan tabiatnya. Sesudah itu sikap merendah diri itu menjadi suatu perkara yang mudah dilakukan dan enak dirasakan.</p>
<p>Sebenarnya budi pekerti yang terpuji dan akhlak yang mulia di sisi syara’ itu hanya akan tercapai menerusi cara ini. Dan puncak serta tujuan dari kelakuan-kelakuan ini ialah supaya orang yang bersifat demikian dapat merasakan kenikmatan dan kelapangan hati dari perbuatan-perbuatan yang timbul dari dirinya itu.</p>
<p>Orang yang bersifat pemurah hati, ialah orang yang merasa senang dan enak untuk membelanjakan harta kekayaannya, bukanlah orang yang membelanjakan hartanya, sedang ia dalam keadaan terpaksa atau hatinya tidak gembira.</p>
<p>Orang yang bersifat merendah diri pula, ialah orang yang merasa enak bila melakukan perbuatan itu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bimbinganmukmin.wordpress.com/2075/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bimbinganmukmin.wordpress.com/2075/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bimbinganmukmin.wordpress.com/2075/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bimbinganmukmin.wordpress.com/2075/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bimbinganmukmin.wordpress.com/2075/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bimbinganmukmin.wordpress.com/2075/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bimbinganmukmin.wordpress.com/2075/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bimbinganmukmin.wordpress.com/2075/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bimbinganmukmin.wordpress.com/2075/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bimbinganmukmin.wordpress.com/2075/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bimbinganmukmin.wordpress.com/2075/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bimbinganmukmin.wordpress.com/2075/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bimbinganmukmin.wordpress.com/2075/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bimbinganmukmin.wordpress.com/2075/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bimbinganmukmin.wordpress.com&amp;blog=6521314&amp;post=2075&amp;subd=bimbinganmukmin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2012/01/22/melatih-diri-supaya-merendah-diri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b7dde24dc77eab0965537efaa2ae74d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Karim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimana mencapai budi pekerti baik secara keseluruhan</title>
		<link>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2012/01/18/bagaimana-mencapai-budi-pekerti-baik-secara-keseluruhan/</link>
		<comments>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2012/01/18/bagaimana-mencapai-budi-pekerti-baik-secara-keseluruhan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2012 23:59:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akarimomar</dc:creator>
				<category><![CDATA[latih budi pekerti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bimbinganmukmin.wordpress.com/?p=2071</guid>
		<description><![CDATA[Kini anda telah mengetahui, bahawa keluhuran budi pekerti itu berpunca dari kesederhanaan dalam kekuatan akal fikiran dan kesempurnaan kebijaksanaan dan seterusnya kepada pertengahan dalam kekuatan marah dan keinginan syahwat sedang keadaan kedua-duanya itu patuh dan tunduk kepada pertimbangan akal fikiran dan batasan syara’. Kesederhanaan ini boleh terjadi kerana dua perkara. Pertama: Terjadi dikeranakan kemurahan Tuhan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bimbinganmukmin.wordpress.com&amp;blog=6521314&amp;post=2071&amp;subd=bimbinganmukmin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kini anda telah mengetahui, bahawa keluhuran budi pekerti itu berpunca dari kesederhanaan dalam kekuatan akal fikiran dan kesempurnaan kebijaksanaan dan seterusnya kepada pertengahan dalam kekuatan marah dan keinginan syahwat sedang keadaan kedua-duanya itu patuh dan tunduk kepada pertimbangan akal fikiran dan batasan syara’.</p>
<p>Kesederhanaan ini boleh terjadi kerana dua perkara.</p>
<p><strong>Pertama</strong>: Terjadi dikeranakan kemurahan Tuhan dan kesempurnaan fitrah (semula jadi); iaitu bila Tuhan mencipta manusia itu, diciptaNya dalam keadaan sempurna akal fikiran, elok budi pekerti, dilengkapi baginya kemahuan syahwat dan marah, bahkan kedua-dua sifat telah dijadikan baginya sebagai sederhana dan tunduk di bawah pertimbangan akal fikiran syara’.</p>
<p><strong>Kedua</strong>: Memperolehi budi pekerti itu dengan perjuangan dan latihan-latihan diri, yakni memaksa diri dengan perbuatan-perbuatan yang dikehendaki oleh budi pekerti yang dituntut.</p>
<p>Misalnya: Orang yang ingin melengkapkan dirinya dengan budi pekerti pemurah hati, maka caranya ialah dengan memaksa diri mentauladani perbuatan-perbuatan seorang pemurah hati, seperti membelanjakan harta bendanya.</p>
<p>Perbuatan serupa itu, hendaklah diteruskan dan dibiasakan atas diri secara paksaan, dan melawan dengan sungguh-sungguh nafsu syahwat yang menentangnya, sehingga perbuatan-perbuatan itu lama-kelamaan menjadi tabiatnya. Ketika itu apa yang dituju akan menjadi mudah, dan tidak sukar lagi baginya untuk menjadi seorang pemurah hati.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bimbinganmukmin.wordpress.com/2071/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bimbinganmukmin.wordpress.com/2071/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bimbinganmukmin.wordpress.com/2071/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bimbinganmukmin.wordpress.com/2071/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bimbinganmukmin.wordpress.com/2071/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bimbinganmukmin.wordpress.com/2071/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bimbinganmukmin.wordpress.com/2071/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bimbinganmukmin.wordpress.com/2071/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bimbinganmukmin.wordpress.com/2071/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bimbinganmukmin.wordpress.com/2071/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bimbinganmukmin.wordpress.com/2071/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bimbinganmukmin.wordpress.com/2071/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bimbinganmukmin.wordpress.com/2071/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bimbinganmukmin.wordpress.com/2071/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bimbinganmukmin.wordpress.com&amp;blog=6521314&amp;post=2071&amp;subd=bimbinganmukmin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2012/01/18/bagaimana-mencapai-budi-pekerti-baik-secara-keseluruhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b7dde24dc77eab0965537efaa2ae74d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Karim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kesederhanaan dalam budi pekerti</title>
		<link>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2012/01/08/kesederhanaan-dalam-budi-pekerti/</link>
		<comments>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2012/01/08/kesederhanaan-dalam-budi-pekerti/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jan 2012 00:33:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akarimomar</dc:creator>
				<category><![CDATA[latih budi pekerti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bimbinganmukmin.wordpress.com/?p=2063</guid>
		<description><![CDATA[Dan yang menunjukkan bahawa yang dituntut itu ialah kesederhanaan dalam akhlak dan kelakuan dan bukan kedua hujungnya, ialah bahawa sifat murah hati itu adalah suatu kelakuan yang terpuji menurut ukuran syara’, sebab ia adalah sifat pertengahan antara kedua hujung; iaitu antara sifat terlalu boros dan sifat terlalu kikir. Allah Ta’ala telah memuji orang yang bersifat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bimbinganmukmin.wordpress.com&amp;blog=6521314&amp;post=2063&amp;subd=bimbinganmukmin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dan yang menunjukkan bahawa yang dituntut itu ialah kesederhanaan dalam akhlak dan kelakuan dan bukan kedua hujungnya, ialah bahawa sifat murah hati itu adalah suatu kelakuan yang terpuji menurut ukuran syara’, sebab ia adalah sifat pertengahan antara kedua hujung; iaitu antara sifat terlalu boros dan sifat terlalu kikir. Allah Ta’ala telah memuji orang yang bersifat murah hati dalam firmanNya yang berbunyi:</p>
<blockquote><p><em>“Dan mereka yang apabila membelanjakan hartanya, mereka tidak terlalu boros dan tidak pula terlalu kikir, dan mereka dalam hal itu bersifat pertengahan.”</em> (al-Furqan: 67)</p></blockquote>
<p>FirmanNya lagi:</p>
<blockquote><p><em>“Dan janganlah engkau menjadikan tanganmu itu terbelenggu pada tengkukmu (terlalu kikir) dan jangan pula melepaskannya seluas-luasnya (terlalu boros).”</em> (al-Isra’: 29)</p></blockquote>
<p>Begitu pula yang dituntut dalam syahwat makanan, hendaklah sederhana tidak terlalu gelojoh dan serakah ataupun membeku saja.</p>
<p>Firman Allah Ta’ala:</p>
<blockquote><p>“<em>Dan makanlah dan minumlah, tetapi jangan melampaui batas, sesungguhnya Allah tiada suka kepada orang-orang yang melampaui batas.”</em> (al-A’araf: 31)</p></blockquote>
<p>Firman Allah pula dalam membicarakan sifat marah:</p>
<p><strong>“</strong><em>Mereka itu amat keras terhadap orang-orang kafir, tetapi belas kasihan antara sesama sendiri.” </em>(al-Fath:29)</p>
<p>Sabda Rasulullah s.a.w. pula:</p>
<blockquote><p><em>“Sebaik-baik perkara ialah pertengahannya.” </em></p></blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bimbinganmukmin.wordpress.com/2063/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bimbinganmukmin.wordpress.com/2063/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bimbinganmukmin.wordpress.com/2063/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bimbinganmukmin.wordpress.com/2063/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bimbinganmukmin.wordpress.com/2063/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bimbinganmukmin.wordpress.com/2063/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bimbinganmukmin.wordpress.com/2063/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bimbinganmukmin.wordpress.com/2063/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bimbinganmukmin.wordpress.com/2063/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bimbinganmukmin.wordpress.com/2063/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bimbinganmukmin.wordpress.com/2063/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bimbinganmukmin.wordpress.com/2063/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bimbinganmukmin.wordpress.com/2063/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bimbinganmukmin.wordpress.com/2063/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bimbinganmukmin.wordpress.com&amp;blog=6521314&amp;post=2063&amp;subd=bimbinganmukmin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2012/01/08/kesederhanaan-dalam-budi-pekerti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b7dde24dc77eab0965537efaa2ae74d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Karim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Budi pekerti itu boleh berubah dengan cara berlatih</title>
		<link>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2012/01/06/budi-pekerti-itu-boleh-berubah-dengan-cara-berlatih/</link>
		<comments>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2012/01/06/budi-pekerti-itu-boleh-berubah-dengan-cara-berlatih/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jan 2012 00:58:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akarimomar</dc:creator>
				<category><![CDATA[latih budi pekerti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bimbinganmukmin.wordpress.com/?p=2057</guid>
		<description><![CDATA[Ketahuilah bahawasanya setengah orang yang telah dipengaruhi oleh kerosakan peribadi merasa sangat berat sekali untuk berjuang, melatih diri atau berusaha untuk membersihkan diri dan mendidik budi pekerti. Selalunya orang seperti itu tidak meyakini, bahawa akhlak yang jahat itu dapat diubahnya, disebabkan kelalaian atau sempit pandangan atau buruk percampuran. Ia menganggap, bahawa akhlak seseorang itu mustahil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bimbinganmukmin.wordpress.com&amp;blog=6521314&amp;post=2057&amp;subd=bimbinganmukmin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketahuilah bahawasanya setengah orang yang telah dipengaruhi oleh kerosakan peribadi merasa sangat berat sekali untuk berjuang, melatih diri atau berusaha untuk membersihkan diri dan mendidik budi pekerti. Selalunya orang seperti itu tidak meyakini, bahawa akhlak yang jahat itu dapat diubahnya, disebabkan kelalaian atau sempit pandangan atau buruk percampuran. Ia menganggap, bahawa akhlak seseorang itu mustahil dapat diubah, kerana tabiat manusia itu mungkin berubah-ubah.</p>
<p>Kalau begitu sikap orang itu, maka kita berkata: Kiranya akhlak dan kelakuan itu tidak mungkin berubah, maka sudah tentulah tidak ada gunanya peringatan yang kita dituntut untuk menyampaikannya, atau nasihat-menasihati antara satu dengan yang lain,</p>
<blockquote><p><em>“Mereka itu amat keras terhadap orang-orang kafir, tetapi belas kasihan antara sesama sendiri.”</em> (al-Fath:29)</p></blockquote>
<p>Allah s.w.t, telah mensifatkan kaum Mu’minin dari para sahabat Rasulullah s.a.w. itu sebagai berwatak keras, sedang sifat kekerasan itu terbit daripada sifat marah. Andaikata sifat marah itu telah lenyap dari sikap mereka itu, bagaimana pula dapat dilaksanakan perjuangan dan jihad fi-sabilillah. Bagaimana boleh dicabut sifat-sifat marah dan syahwat sekaligus dari akar-umbinya, padahal para Nabi alaihimussalam sendiri tidak terlepas dari kedua-dua sifat tersebut:</p>
<p>Pernah Rasulullah s.a.w. bersabda:</p>
<blockquote><p><em>“Sebenarnya aku ini ialah seorang manusia, Aku marah seperti mana orang lain marah.” </em></p></blockquote>
<p>Selalu juga bila seseorang berbicara dengan sesuatu yang dibenci oleh baginda, nescaya baginda akan  marah sehingga kedua pipinya menjadi merah padam. Tetapi baginda tidak berkata melainkan yang benar saja. Dan marah baginda juga tidak pernah keluar dari yang hak dan benar semata-mata.</p>
<p>Allah telah berfirman:</p>
<blockquote><p>“<em>Dan orang-orang yang sanggup menahan marah dan orang-orang yang suka memaafkan manusia.”</em> (ali-Imran: 134)</p></blockquote>
<p>Firman tadi tiada pula mengatakan: Dan orang-orang yang telah menghilangkan marahnya.</p>
<p>Jadi nyatalah yang dimaksudkan itu, ialah mengembalikan sifat marah dan syahwat itu ke batas kesederhanaan, sehingga salah satu dari kedua-dua sifat itu tidak memaksa dan mengalahkan akal, tetapi sebaliknya akallah yang menjadi pengendali terhadap keduanya dan menguasai keduanya. Itulah yang diertikan dengan perubahan akhlak dan kelakuan.</p>
<p>Boleh jadi juga, sekali-sekala syahwat itu dapat menguasai jiwa manusia, sehingga akal terlepas dari kendalinya dan tidak sanggup untuk menahannya dari berfoya-foya dan tercebur ke dalam berbagai-bagai kekejian, tetapi apabila segera dijalankan latihan, ia akan kembali semula kepada batas kesederhanaannya. Ini membuktikan bahawa perubahan dan pengalaman juga telah menunjukkan kemungkinan berlakunya perubahan itu tanpa syak dan ragu lagi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bimbinganmukmin.wordpress.com/2057/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bimbinganmukmin.wordpress.com/2057/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bimbinganmukmin.wordpress.com/2057/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bimbinganmukmin.wordpress.com/2057/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bimbinganmukmin.wordpress.com/2057/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bimbinganmukmin.wordpress.com/2057/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bimbinganmukmin.wordpress.com/2057/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bimbinganmukmin.wordpress.com/2057/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bimbinganmukmin.wordpress.com/2057/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bimbinganmukmin.wordpress.com/2057/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bimbinganmukmin.wordpress.com/2057/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bimbinganmukmin.wordpress.com/2057/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bimbinganmukmin.wordpress.com/2057/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bimbinganmukmin.wordpress.com/2057/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bimbinganmukmin.wordpress.com&amp;blog=6521314&amp;post=2057&amp;subd=bimbinganmukmin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2012/01/06/budi-pekerti-itu-boleh-berubah-dengan-cara-berlatih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b7dde24dc77eab0965537efaa2ae74d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Karim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sifat-sifat Orang Mu’minin</title>
		<link>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2012/01/04/sifat-sifat-orang-muminin/</link>
		<comments>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2012/01/04/sifat-sifat-orang-muminin/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2012 00:55:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akarimomar</dc:creator>
				<category><![CDATA[latih budi pekerti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bimbinganmukmin.wordpress.com/?p=2053</guid>
		<description><![CDATA[Al-Quran al-Karim telah mengenalkan kepada kita semua akhlak dan budi pekerti yang mulia, mengenai sifat-sifat para Mu’minin dengan firmanNya: “Hanyasanya orang-orang Mu’minin itu ialah mereka yang beriman dengan Allah dan RasuluNya, kemudian mereka tiada ragu-ragu lagi lalu berjuang dengan harta dan jiwa pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar.” (al-Hujurat: 15) Beriman kepada Allah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bimbinganmukmin.wordpress.com&amp;blog=6521314&amp;post=2053&amp;subd=bimbinganmukmin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Al-Quran al-Karim telah mengenalkan kepada kita semua akhlak dan budi pekerti yang mulia, mengenai sifat-sifat para Mu’minin dengan firmanNya:</p>
<blockquote><p><em>“Hanyasanya orang-orang Mu’minin itu ialah mereka yang beriman dengan Allah dan RasuluNya, kemudian mereka tiada ragu-ragu lagi lalu berjuang dengan harta dan jiwa pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar.” </em>(al-Hujurat: 15)</p></blockquote>
<p>Beriman kepada Allah dan RasulNya tanpa keraguan dalam hati itulah yang dinamakan keyakinan kuat yang menjadi teras akal fikiran dan puncak kebijaksanaan.</p>
<p>Berjuang dengan harta kekayaan ialah bersifat murah hati yang bakal memimpin untuk membatasi kekuatan syahwat. Manakala berjuang dengan jiwa pula, ialah bersifat berani yang bakal memimpin untuk menggunakan kemarahan yang meluap-luap itu menurut petunjuk akal dan batasan syara’.</p>
<p>Allah s.w.t telah mensifatkan para sahabat dengan berfirman dalam al-Quran:</p>
<blockquote><p><em>“Mereka itu amat keras terhadap orang-orang kafir, tetapi belas kasihan antara sama sendiri.” </em>(al-Fath: 29)</p></blockquote>
<p>Ini jelas menunjukkan bahawa sifat kekerasan itu ada tempatnya yang tertentu, manakala sifat belas kasihan pula mempunyai tempatnya yang lain pula. Bukanlah kesempurnaan itu, ketika melakukan kekerasan pada setiap tempat dan keadaan. Demikian pula dengan melakukan belas kasihan pada semua tempat dan keadaan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bimbinganmukmin.wordpress.com/2053/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bimbinganmukmin.wordpress.com/2053/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bimbinganmukmin.wordpress.com/2053/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bimbinganmukmin.wordpress.com/2053/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bimbinganmukmin.wordpress.com/2053/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bimbinganmukmin.wordpress.com/2053/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bimbinganmukmin.wordpress.com/2053/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bimbinganmukmin.wordpress.com/2053/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bimbinganmukmin.wordpress.com/2053/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bimbinganmukmin.wordpress.com/2053/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bimbinganmukmin.wordpress.com/2053/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bimbinganmukmin.wordpress.com/2053/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bimbinganmukmin.wordpress.com/2053/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bimbinganmukmin.wordpress.com/2053/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bimbinganmukmin.wordpress.com&amp;blog=6521314&amp;post=2053&amp;subd=bimbinganmukmin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2012/01/04/sifat-sifat-orang-muminin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b7dde24dc77eab0965537efaa2ae74d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Karim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pokok akhlak yang mulia dan asasnya</title>
		<link>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2012/01/02/pokok-akhlak-yang-mulia-dan-asasnya/</link>
		<comments>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2012/01/02/pokok-akhlak-yang-mulia-dan-asasnya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2012 00:41:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akarimomar</dc:creator>
				<category><![CDATA[latih budi pekerti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bimbinganmukmin.wordpress.com/?p=2048</guid>
		<description><![CDATA[Adapun pokok akhlak yang mulia dan asasnya adalah empat: Hikmat atau kebijaksanaan Syaja’ah atau keberanian ‘Iffah atau kebersihan jiwa ‘Adl atau keadilan Yang dimaksudkan dengan kebijaksanaan ialah suatu keadaan dalam diri yang mana menerusinya ia dapat membezakan yang benar dari yang salah dalam semua hal-ehwal ikhtiariah (perbuatan pilihan diri sendiri). Yang dimaksudkan dengan keberanian, ialah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bimbinganmukmin.wordpress.com&amp;blog=6521314&amp;post=2048&amp;subd=bimbinganmukmin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Adapun pokok akhlak yang mulia dan asasnya adalah empat:</p>
<ol>
<li>Hikmat atau kebijaksanaan</li>
<li>Syaja’ah atau keberanian</li>
<li>‘Iffah atau kebersihan jiwa</li>
<li>‘Adl atau keadilan</li>
</ol>
<p>Yang dimaksudkan dengan <strong>kebijaksanaan</strong> ialah suatu keadaan dalam diri yang mana menerusinya ia dapat membezakan yang benar dari yang salah dalam semua hal-ehwal ikhtiariah (perbuatan pilihan diri sendiri).</p>
<p>Yang dimaksudkan dengan <strong>keberanian</strong>, ialah bahawa keadaan marah yang sedang meluap-luap itu dapat dituntun oleh akal untuk terus memajukan keberanian itu ataupun menahannya dari berlaku.</p>
<p>Yang dimaksudkan dengan <strong>kebersihan jiwa</strong>, ialah menahan kemahuan syahwat dengan mendidiknya supaya tunduk kepada petunjuk akal dan syara’.</p>
<p>Yang dimaksudkan dengan <strong>keadilan</strong>, ialah suatu kekuatan dalam jiwa yang dapat mengatasi sifat marah dan kemahuan syahwat, lalu membimbing keduanya ke arah kebijaksanaan, serta menetukan bila masanya boleh diikutkan, dan bila pula harus dikekang dari berlaku menurut hal dan keadaan yang dihadapinya.</p>
<p>Dengan menegakkan keempat-empat sifat yang tersebut di atas tadi, barulah dapat dilengkapi diri dengan semua akhlak dan budi pekerti yang indah.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bimbinganmukmin.wordpress.com/2048/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bimbinganmukmin.wordpress.com/2048/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bimbinganmukmin.wordpress.com/2048/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bimbinganmukmin.wordpress.com/2048/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bimbinganmukmin.wordpress.com/2048/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bimbinganmukmin.wordpress.com/2048/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bimbinganmukmin.wordpress.com/2048/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bimbinganmukmin.wordpress.com/2048/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bimbinganmukmin.wordpress.com/2048/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bimbinganmukmin.wordpress.com/2048/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bimbinganmukmin.wordpress.com/2048/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bimbinganmukmin.wordpress.com/2048/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bimbinganmukmin.wordpress.com/2048/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bimbinganmukmin.wordpress.com/2048/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bimbinganmukmin.wordpress.com&amp;blog=6521314&amp;post=2048&amp;subd=bimbinganmukmin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2012/01/02/pokok-akhlak-yang-mulia-dan-asasnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b7dde24dc77eab0965537efaa2ae74d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Karim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kata-kata para salaf tentang budi pekerti yang baik</title>
		<link>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2011/12/30/komentar-para-salaf-tentang-budi-pekerti-yang-baik/</link>
		<comments>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2011/12/30/komentar-para-salaf-tentang-budi-pekerti-yang-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2011 00:21:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akarimomar</dc:creator>
				<category><![CDATA[latih budi pekerti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bimbinganmukmin.wordpress.com/?p=2042</guid>
		<description><![CDATA[Ketahuilah bahawa para Salaf menganggap budi pekerti yang baik itu laksana sebutir buah atau tujuan sesuatu perkara. Lihat apa yang dikatakan oleh al-Hasan rahimahullah iaitu: Budi perkerti yang baik itu adalah menunjukkan wajah yang manis, suka membelanjakan harta kekayaan dan mencegah hal-hal yang boleh menyakiti hati orang lain. Pada lain peristiwa al-Hasan berkata lagi: Budi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bimbinganmukmin.wordpress.com&amp;blog=6521314&amp;post=2042&amp;subd=bimbinganmukmin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketahuilah bahawa para Salaf menganggap budi pekerti yang baik itu laksana sebutir buah atau tujuan sesuatu perkara. Lihat apa yang dikatakan oleh al-Hasan rahimahullah iaitu: Budi perkerti yang baik itu adalah menunjukkan wajah yang manis, suka membelanjakan harta kekayaan dan mencegah hal-hal yang boleh menyakiti hati orang lain.</p>
<p>Pada lain peristiwa al-Hasan berkata lagi: Budi pekerti yang baik itu ialah mendapatkan keredhaan manusia pada masa kesenangan dan masa kesusahan.</p>
<p>Ada pengertian-pengertian yang lain lagi dalam hal ini, tetapi pokoknya sama: iaitu terasnya akhlak yang terpuji.</p>
<p>Adapun hakikat budi pekerti itu, ialah perilaku (hal dan keadaan) yang meresap dalam jiwa seseorang. Perilaku inilah yang menerbitkan perbuatan-perbuatan dengan perasaan senang dan mudah, tanpa perlu lagi kepada pemikiran dan pertimbangan.</p>
<p>Jika yang terbit dari perilaku itu, ialah perbuatan-perbuatan yang elok dan terpuji, menurut ukuran akal mahupun syara’, maka perilaku itu dinamakan budi pekerti yang baik. Sebaliknya jika yang terbit pula perbuatan-perbuatan yang jahat, maka perilaku yang menjadi sebab terbitnya segala perbuatan jahat itu, dinamakan budi pekerti yang jahat.</p>
<p>Sebab kita katakan, bahawa perilaku itu meresap dalam jiwa, ialah kerana kalau terbit dari seseorang itu perbuatan mengorbankan harta bendanya secara tidak selalu, melainkan kerana timbulnya sesuatu keperluan yang mendadak saja, maka tidaklah boleh dinamakan orang itu bersifat murah hati, selagi sifat suka mengorbankan harta benda itu tidak tetap meresap dalam jiwanya.</p>
<p>Begitu pula, bila kita mensyaratkan, bahawa perbuatan-perbuatan itu mestilah terbit dari orang itu dengan jiwa yang tenang, tanpa pemikiran atau pertimbangan, kerana orang yang mencuba mengorbankan harta bendanya, ataupun orang yang mencuba mendiamkan diri ketika sedang marah dengan paksaan atau pertimbangan, tidak boleh dikatakan orang itu bersikap murah hati atau pun bersikap penyantun.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bimbinganmukmin.wordpress.com/2042/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bimbinganmukmin.wordpress.com/2042/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bimbinganmukmin.wordpress.com/2042/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bimbinganmukmin.wordpress.com/2042/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bimbinganmukmin.wordpress.com/2042/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bimbinganmukmin.wordpress.com/2042/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bimbinganmukmin.wordpress.com/2042/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bimbinganmukmin.wordpress.com/2042/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bimbinganmukmin.wordpress.com/2042/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bimbinganmukmin.wordpress.com/2042/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bimbinganmukmin.wordpress.com/2042/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bimbinganmukmin.wordpress.com/2042/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bimbinganmukmin.wordpress.com/2042/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bimbinganmukmin.wordpress.com/2042/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bimbinganmukmin.wordpress.com&amp;blog=6521314&amp;post=2042&amp;subd=bimbinganmukmin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2011/12/30/komentar-para-salaf-tentang-budi-pekerti-yang-baik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b7dde24dc77eab0965537efaa2ae74d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Karim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Budi pekerti baik budi pekerti jahat</title>
		<link>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2011/12/28/budi-pekerti-baik-budi-pekerti-jahat/</link>
		<comments>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2011/12/28/budi-pekerti-baik-budi-pekerti-jahat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2011 00:03:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akarimomar</dc:creator>
				<category><![CDATA[latih budi pekerti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bimbinganmukmin.wordpress.com/?p=2033</guid>
		<description><![CDATA[Allah s.w.t. telah memuji NabiNya serta menunjukkan nikmatNya terhadap Baginda s.a.w. dalam firmanNya yang berbunyi: “Sesungguhnya engkau mempunyai budi pekerti yang luhur.” (al-Qalam: 4) Berkata Siti Aisyah radhiallahu-anha “Adalah Rasulullah s.a.w. itu budi pekertinya al-Quran.” Bersabda Rasulullah s.a.w.: “Sebenarnya aku diutus untuk menyempurnakan kemuliaan budi pekerti.” Bersabda Rasulullah s.a.w. lagi: “Agama itu adalah kemuliaan budi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bimbinganmukmin.wordpress.com&amp;blog=6521314&amp;post=2033&amp;subd=bimbinganmukmin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Allah s.w.t. telah memuji NabiNya serta menunjukkan nikmatNya terhadap Baginda s.a.w. dalam firmanNya yang berbunyi:</p>
<blockquote><p>“<em>Sesungguhnya engkau mempunyai budi pekerti yang luhur.”</em> (al-Qalam: 4)</p></blockquote>
<p>Berkata Siti Aisyah radhiallahu-anha</p>
<blockquote><p><em>“Adalah Rasulullah s.a.w. itu budi pekertinya al-Quran.” </em></p></blockquote>
<p>Bersabda Rasulullah s.a.w.:</p>
<blockquote><p><em>“Sebenarnya aku diutus untuk menyempurnakan kemuliaan budi pekerti.” </em></p></blockquote>
<p>Bersabda Rasulullah s.a.w. lagi:</p>
<blockquote><p><em>“Agama itu adalah kemuliaan budi pekerti”. </em></p></blockquote>
<p>Maksudnya ialah supaya anda jangan selalu marah-marah. Kemudian Rasulullah s.a.w. pernah ditanya: Apakah kecelakaan itu? Baginda menjawab: Kecelakaan itu ialah kejelekan budi pekerti.</p>
<p>Rasulullah s.a.w. bersabda:</p>
<blockquote><p><em>“Takutlah kepada Allah di mana saja engkau berada, ikutilah segala kejelekan dengan kebaikan, nescaya kebaikan itu akan menghapuskannya. Dan pergaulilah sekalian manusia dengan budi pekerti yang baik.” </em></p></blockquote>
<p>Ketika diberitahu kepada Rasulullah, bahawa wanita anu itu berpuasa di siang hari dan bertahajud di malamnya pula akan tetapi dia berbudi pekerti jahat, selalu mengganggu tetangganya dengan kata nista. Baginda menjawab: Tidak ada gunanya wanita itu. Dia tergolong ahli neraka.</p>
<p>Bersabda Rasulullah s.a.w.:</p>
<blockquote><p><em>“Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagi ZatNya, maka tiadalah sesuai bagi agamamu itu, melainkan dengan sifat murah hati dan berbudi pekerti luhur. Ingatlah supaya kamu menghiasi agamamu dengan kedua sifat tersebut” </em></p></blockquote>
<p>Ketika Rasulullah s.a.w. ditanya, siapakah di antara kaum Mu’minin yang paling utama keimanannya? Baginda menjawab: Yang paling baik budi perkertinya.</p>
<blockquote><p><em>“Sesungguhnya kamu sekalian tidak akan sanggup mempengaruhi manusia dengan hartamu, maka dari itu pengaruhilah mereka dengan wajah yang manis dan budi pekerti yang baik.” </em></p></blockquote>
<p>Bersabda Rasulullah s.a.w. kepada Abu Zar: Tidak akan sempurna akal, melainkan dengan pentadbiran (perencanaan) dan tidak sempurna keturunan, melainkan dengan budi pekerti yang mulia.</p>
<p>Al-Hasan berkata pula: Orang yang buruk akhlaknya samalah seperti orang yang menganiaya dirinya.</p>
<p>Wahab berkata: Perumpamaan budi pekerti yang buruk seperti tembikar yang telah pecah, tidak boleh diperbaiki dan tidak boleh kembali menjadi tanah liat.</p>
<p>Al-Fudhail berkata: Berkawan dengan orang yang derhaka tetapi baik budi pekertinya, lebih utama dari berkawan dengan orang yang ‘abid (banyak ibadatnya) tetapi buruk budi pekertinya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bimbinganmukmin.wordpress.com/2033/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bimbinganmukmin.wordpress.com/2033/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bimbinganmukmin.wordpress.com/2033/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bimbinganmukmin.wordpress.com/2033/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bimbinganmukmin.wordpress.com/2033/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bimbinganmukmin.wordpress.com/2033/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bimbinganmukmin.wordpress.com/2033/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bimbinganmukmin.wordpress.com/2033/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bimbinganmukmin.wordpress.com/2033/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bimbinganmukmin.wordpress.com/2033/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bimbinganmukmin.wordpress.com/2033/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bimbinganmukmin.wordpress.com/2033/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bimbinganmukmin.wordpress.com/2033/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bimbinganmukmin.wordpress.com/2033/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bimbinganmukmin.wordpress.com&amp;blog=6521314&amp;post=2033&amp;subd=bimbinganmukmin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2011/12/28/budi-pekerti-baik-budi-pekerti-jahat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b7dde24dc77eab0965537efaa2ae74d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Karim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kitab Melatih Diri Mendidik Budi Pekerti &#8211; Kandungan</title>
		<link>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2011/12/26/kitab-melatih-diri-mendidik-budi-pekerti-kandungan/</link>
		<comments>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2011/12/26/kitab-melatih-diri-mendidik-budi-pekerti-kandungan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2011 14:01:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akarimomar</dc:creator>
				<category><![CDATA[latih budi pekerti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bimbinganmukmin.wordpress.com/?p=2030</guid>
		<description><![CDATA[Bab-bab kecil dalam kitab Melatih Diri Mendidik Budi Pekerti adalah seperti berikut: Budi pekerti baik budi pekerti jahat Kata-kata para salaf tentang budi pekerti yang baik Pokok akhlak yang mulia dan asasnya Sifat-sifat orang Mu’minin Budi pekerti itu boleh berubah dengan cara berlatih Kesederhanaan dalam budi pekerti Bagaimana mencapai budi pekerti baik secara keseluruhan Menerangkan cara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bimbinganmukmin.wordpress.com&amp;blog=6521314&amp;post=2030&amp;subd=bimbinganmukmin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Bab-bab kecil dalam kitab Melatih Diri Mendidik Budi Pekerti adalah seperti berikut:</div>
<ul>
<li>Budi pekerti baik budi pekerti jahat</li>
<li>Kata-kata para salaf tentang budi pekerti yang baik</li>
<li>Pokok akhlak yang mulia dan asasnya</li>
<li>Sifat-sifat orang Mu’minin</li>
<li>Budi pekerti itu boleh berubah dengan cara berlatih</li>
<li>Kesederhanaan dalam budi pekerti</li>
<li>Bagaimana mencapai budi pekerti baik secara keseluruhan</li>
<li>Menerangkan cara mendidik akhlak</li>
<li>Mengenal keaiban-keaiban diri</li>
<li>Perjelasan tanda-tanda budi pekerti baik</li>
<li>Melengkapkan anak dengan budi pekerti yang baik sejak kecil</li>
</ul>
<p>Kiriman seterusnya secara beransur satu persatu akan disusuli.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bimbinganmukmin.wordpress.com/2030/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bimbinganmukmin.wordpress.com/2030/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bimbinganmukmin.wordpress.com/2030/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bimbinganmukmin.wordpress.com/2030/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bimbinganmukmin.wordpress.com/2030/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bimbinganmukmin.wordpress.com/2030/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bimbinganmukmin.wordpress.com/2030/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bimbinganmukmin.wordpress.com/2030/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bimbinganmukmin.wordpress.com/2030/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bimbinganmukmin.wordpress.com/2030/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bimbinganmukmin.wordpress.com/2030/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bimbinganmukmin.wordpress.com/2030/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bimbinganmukmin.wordpress.com/2030/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bimbinganmukmin.wordpress.com/2030/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bimbinganmukmin.wordpress.com&amp;blog=6521314&amp;post=2030&amp;subd=bimbinganmukmin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bimbinganmukmin.wordpress.com/2011/12/26/kitab-melatih-diri-mendidik-budi-pekerti-kandungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b7dde24dc77eab0965537efaa2ae74d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Karim</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
